Pasang iklan anda di blog ini !

Klik! Cileungsi merupakan media informasi online, pasang iklan anda di media kami dan dapatkan berbagai fasilitas dari kami. Untuk pasang iklan ...

Klik! Cileungsi Berkicau di Twitter

Twitter adalah media informasi yang lagi ngetrend saat ini. Semua orang pasti pernah denger twitter atau bahkan punya ya......

Klik! Cileungsi Hadir di Youtube

Beberapa orang lebih suka menonton video ketimbang membaca artikel atau berita. Atas dasar itulah kami menghadirkan channel youtube khusus untuk klik cileungsi......

Tentang Cileungsi

Cileungsi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan Cileungsi adalah salah satu kecamatan di Wilayah Timur Kabupaten Bogor, yang terbagi menjadi 12 desa.....

Minggu, 02 Juni 2013

Resep Soto Mie Bogor


Soto Mie Bogor  adalah soto mie khas Bogor yang rasanya enak dan segar, kuahnya, daging, mie, risol dan emping membuat soto mie bogor sangat nikmat. Berikut Klik! Cileungsi paparkan resepnya.

Resep Soto Mie Bogor

Bahan utama :
500 gr daging sandung lamur
150 gr kikil sapi
2 liter air
250 gr mie basah/mie kuning, seduh air panas, lalu tiriskan
100 gr bihun basah, seduh dengan air panas sebentar saja
150 gr kol, iris halus
4 buah tomat, iris halus
2 sdm minyak goreng

Bahan bumbu :
10 buah bawang merah
8 siung bawang putih
6 buah kemiri
2 sdt garam
1 sdt merica

*campur dan haluskan bahan - bahan bumbu tersebut

Bahan pelengkap :
5 buah risol goreng, iris tipis
1 btg daun bawang, iris halus
1 btg daun seledri, iris halus
2 sdm bawang goreng
Emping goreng
Cuka
garam
Sambal
Kecap manis 
air jeruk limau

Cara membuat kuah :
  1.  Rebus daging, kikil sampai empuk, angkat dan tiriskan lalu potong kecil - kecil dan sisihkan. 
  2. Air rebusan daging jangan di buang, panaskan air kaldu tersebut dengan api kecil atau sedang.
  3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga beraroma harum, kemudian masukkan ke dalam kaldu.

Cara penyajian : 
  1. Siapkan mangkuk, masukkan mie, bihun, kol, risol, daging, kikil, tomat, daun bawang, daun seledri. 
  2. Tuang kuah kaldu soto mie ke dalam mangkuk.
  3. Tambahkan bawang goreng dan emping.
  4. Tambahkan sedikit cuka, kecap manis, perasan air jeruk limau dan sambal, sesuai dengan selera.
  5. Soto Mie Bogor  siap di hidangkan. Lebih nikmat jika di konsumsi selagi panas.


Selamat mencoba ^_^ - Klik! Cileungsi -

Sejarah Fotografi

Sejarah Fotografi mulai tercatat resmi pada abad ke-19 dan lalu terpacu bersama kemajuan-kemajuan lain yang dilakukan manusia sejalan dengan kemajuan teknologi yang sedang gencar-gencarnya. Pada tahun 1839 yang dicanangkan sebagai tahun awal fotografi. Pada tahun itu, di Perancis dinyatakan secara resmi bahwa fotografi adalah sebuah terobosan teknologi. Saat itu, rekaman dua dimensi seperti yang dilihat mata sudah bisa dibuat permanen.

Sejarah fotografi bermula jauh sebelum Masehi. Dalam buku The History of hotography karya Alma Davenport, terbitan University of New Mexico Press tahun1991, disebutkan bahwa pada abad ke-5 Sebelum Masehi (SM), seorang pria bernama Mo Ti sudah mengamati sebuah gejala. Apabila pada dinding ruangan yang gelap terdapat lubang kecil (pinhole), maka di bagian dalam ruang itu akan terefleksikan pemandangan di luar ruang secara terbalik lewat lubang tadi. Mo Ti adalah orang pertama yang menyadari fenomena camera obscura.

Beberapa abad kemudian, banyak orang yang menyadari serta mengagumi fenomena ini, beberapa diantaranya yaitu Aristoteles pada abad ke-3 SM dan seorang ilmuwan Arab Ibnu Al Haitam (Al Hazen) pada abad ke-10 SM, dan kemudian berusaha untuk menciptakan serta mengembangkan alat yang sekarang dikenal sebagai kamera. Pada tahun 1558, seorang ilmuwan Italia, Giambattista della Porta menyebut ”camera obscura” pada sebuah kotak yang membantu pelukis menangkap bayangan gambar (Bachtiar: 10).

Menurut Szarkowski dalam Hartoyo (2004: 21), nama camera obscura diciptakan oleh Johannes Keppler pada tahun 1611:
“By the great Johannes Keppler has designed a portable camera constructed as a tent, and finaly give a device a name that stuck: camera obscura… The interior of the tent was dark except for the light admitted by a lens, which foucussed the image of the scene outside onto a piece of paper.” (Pada tahun 1611 Johannes Keppler membuat desain kamera portable yang dibuat seperti sebuah tenda, dan akhirnya memberi nama alat tersebut sebuah nama yang terkenal hingga kini: camera obscura… Keadaan dalam tenda tersebut sangat gelap kecuali sedikit cahaya yang ditangkap oleh lensa, yang membentuk gambar keadaan di luar tenda di atas selembar kertas).

Dalam sejarah fotografi Pada awal abad ke-17 seorang ilmuwan berkebangsaan Italia bernama Angelo Sala menemukan, bila serbuk perak nitrat dikenai cahaya, warnanya akan berubah menjadi hitam. Demikian pula Professor anatomi berkebangsaan Jerman, Johan Heinrich Schulse, pada 17127 melakukan percobaan dan membuktikan bahwa menghitamkan pelat chloride perak yang disebabkan oleh cahaya dan bukan oleh panas merupakan sebuah fenomena yang telah diketahui sejak abad ke-16 bahkan mungkin lebih awal lagi. Ia mendemonstrasikan fakta tersebut dengan menggunakan cahaya matahari untuk merekam serangkaian kata pada pelat chloride perak; saying ia gagal mempertahankan gambar secara permanent.

Kemudian sekitar tahun 1800, seorang berkebangsaan Inggris bernama Thomas Wedgwood, bereksperimen untuk merekam gambar positif dari citra pada camera obscura berlensa (pada masa itu camera obscura lazimnya pinhole camera yang hanya menggunakan lubang kecil untuk cahaya masuknya), tapi hasilnya sangat mengecewakan. Akhirnya ia berkonsentrasi sebagaimana juga Schulse, membuat gambar-gambar negatif (sekarang dikenal dengan istilah fotogram) dengan cahaya matahari, pada kulit atau kertas putih yang telah disaputi komponen perak.

Dalam Sejarah fotografi mencatat Sementara itu di Inggirs, Humphrey Davy melakukan percobaan lebih lanjut dengan chlorida perak, tapi bernasib sama dengan Schulse. Pelatnya dengan cepat berubah menjadi hitam walaupun sudah berhasil menangkap imaji melalui camera obscura tanpa lensa.

Akhirnya, pada tahun 1824, seorang seniman lithography Perancis, Joseph-Nicephore Niepce (1765-1833), setelah delapan jam meng-exposed pemandangan dari jendela kamrnya, melalui proses yang disebutnya Heliogravure (proses kerjanya mirip lithograph) di atas pelat logam yang dilapisi aspal, berhasil melahirkan sebuah imaji yang agak kabur, berhasil pula mempertahankan gambar secara permanent. Kemudian ia pun mencoba menggunakan kamera obscura berlensa, proses yang disebut ”heliogravure” pada tahun 1826 inilah yang akhirnya menjadi sejarah awal fotografi yang sebenarnya. Foto yang dihasilkan itu kini disimpan di University of Texas di Austin, AS.

Merasa kurang puas, tahun 1827 Niepce mendatangi desainer panggung opera yang juga pelukis, Louis-Jacques Mande’ Daguerre (1787-1851) untuk mengajaknya berkolaborasi. Dan jauh sebelum eksperimen Niepce dan Daguerre berhasil, mereka pernah meramalkan bahwa: “fotografi akan menjadi seni termuda yang dilahirkan zaman.”

Sayang, sebelum menunjukkan hasil yang optimal, Niepce meninggal dunia. Baru pada tanggal 19 Agustus 1839, Daguerre dinobatkan sebagai orang pertama yang berhasil membuat foto yang sebenarnya: sebuah gambar permanen pada lembaran plat tembaga perak yang dilapisi larutan iodin yang disinari selama satu setengah jam cahaya langsung dengan pemanas mercuri (neon). Proses ini disebut daguerreotype. Untuk membuat gambar permanen, pelat dicuci larutan garam dapur dan asir suling.

Fotografi mulai tercatat resmi pada abad ke-19 dan lalu terpacu bersama kemajuan-kemajuan lain yang dilakukan manusia sejalan dengan kemajuan teknologi yang sedang gencar-gencarnya. Pada tahun 1839 yang dicanangkan sebagai tahun awal fotografi. Pada tahun itu, di Perancis dinyatakan secara resmi bahwa fotografi adalah sebuah terobosan teknologi. Saat itu, rekaman dua dimensi seperti yang dilihat mata sudah bisa dibuat permanen.

Januari 1839, penemu fotografi dengan menggunakan proses kimia pada pelat logam, Louis Jacques Mande Daguerre, sebenarnya ingin mematenkan temuannya itu. Akan tetapi, Pemerintah Perancis, dengan dilandasi berbagai pemikiran politik, berpikir bahwa temuan itu sebaiknya dibagikan ke seluruh dunia secara cuma-cuma. Maka, saat itu manual asli Daguerre lalu menyebar ke seluruh dunia walau diterima dengan setengah hati akibat rumitnya kerja yang harus dilakukan.

Fotografi kemudian berkembang dengan sangat cepat. Menurut Szarkowski dalam Hartoyo (2004: 22), arsitek utama dunia fotografi modern adalah seorang pengusaha, yaitu George Eastman. Melalui perusahaannya yang bernama Kodak Eastman, George Eastman mengembangkan fotografi dengan menciptakan serta menjual roll film dan kamera boks yang praktis, sejalan dengan perkembangan dalam dunia fotografi melalui perbaikan lensa, shutter, film dan kertas foto.

Tahun 1950 mulai digunakan prisma untuk memudahkan pembidikan pada kamera Single Lens Reflex (SLR), dan pada tahun yang sama Jepang mulai memasuki dunia fotografi dengan produksi kamera NIKON. Tahun 1972 mulai dipasarkan kamera Polaroid yang ditemukan oleh Edwin Land. Kamera Polaroid mampu menghasilkan gambar tanpa melalui proses pengembangan dan pencetakan film.

Kemajuan teknologi turut memacu fotografi secara sangat cepat. Kalau dulu kamera sebesar tenda hanya bisa menghasilkan gambar yang tidak terlalu tajam, kini kamera digital yang cuma sebesar dompet mampu membuat foto yang sangat tajam dalam ukuran sebesar koran.

Sensor Digital SLR
Sensor pada kamera digital merupakan unsur yang sangat penting untuk menghasilkan suatu gambar tangkapan setelah keseluruhan proses pengolahan cahaya pada system kamera. Hal yang sangat unik pada kamera digital SLR itu adalah bahwa keseluruhan bagian kamera tersebut didesain oleh para ahli teknologi yang memahami teknik fotografi dengan benar.
Keunikan teknologi kamera digital SLR tersebut terletak pada perkembangan kamera analog berbasis film, yang memudian menyatu atau konvergen dengan teknologi digital dan komputasi elektronis. Banyak sekali hal baru yang sangat berlainan dengan teknologi film base sehingga konsep dasar yang ditekankan justru sangat dekat dengan hal-hal teknis fisika, elektronika, bahkan teknologi komputer.
Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.
Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).
Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.

Sabtu, 01 Juni 2013

Pancasila

Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.
Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.

Sejarah Perumusan 

Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :
Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut.
Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul "Lahirnya Pancasila". Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan; Internasionalisme; Mufakat, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan; Ketuhanan. Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:
Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa - namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.
Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah :
Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) - tanggal 22 Juni 1945
Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar - tanggal 18 Agustus 1945
Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat - tanggal 27 Desember 1949
Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara - tanggal 15 Agustus 1950
Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959)

Hari Kesaktian Pancasila 

Pada tanggal 30 September 1965, terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S). Insiden ini sendiri masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif dibelakangnya. Akan tetapi otoritas militer dan kelompok reliji terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis, untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966.
Pada hari itu, enam Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Gejolak yang timbul akibat G30S sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia. Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Butir-butir pengamalan Pancasila

Ketetapan MPR no. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 36 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila.
36 BUTIR-BUTIR PANCASILA/EKA PRASETIA PANCA KARSA

A. SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA
1. Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
2. Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
3. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
4. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

B. SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
1. Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
2. Saling mencintai sesama manusia.
3. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
4. Tidak semena-mena terhadap orang lain.
5. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
6. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
7. Berani membela kebenaran dan keadilan.
8. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

C. SILA PERSATUAN INDONESIA
1. Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
2. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
3. Cinta Tanah Air dan Bangsa.
4. Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia.
5. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

D. SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN
1. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan.
5. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
6. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
7. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

E. SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
1. Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.
2. Bersikap adil.
3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
4. Menghormati hak-hak orang lain.
5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
6. Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain.
7. Tidak bersifat boros.
8. Tidak bergaya hidup mewah.
9. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.
10. Suka bekerja keras.
11. Menghargai hasil karya orang lain.
12. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Ketetapan ini kemudian dicabut dengan Tap MPR no. I/MPR/2003 dengan 45 butir Pancasila. Tidak pernah dipublikasikan kajian mengenai apakah butir-butir ini benar-benar diamalkan dalam keseharian warga Indonesia.
Sila pertama


Bintang.

1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
Sila kedua


Rantai.

1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
Sila ketiga


Pohon Beringin.

1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
Sila keempat


Kepala Banteng

1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
6. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
Sila kelima


Padi Dan Kapas.

1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
4. Menghormati hak orang lain.
5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
9. Suka bekerja keras.
10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Tentang Cileungsi


Cileungsi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.
Kata Cileungsi berasal dari kata " Culang Cileung Sisi Cai " (B.Sunda) yang artinya Ngintip Kanan Kiri Sungai. Asal usul nya dari kebiasaan masyarakat ketika jaman penjajahan yang mengambil air di kali/sungai Cileungsi, karena air merupakan kebutuhan sehari hari jadi masyarakat selalu mengunjungi kali/sungai sehingga setiap kali menoleh selalu melihat kali/sungai.

Kecamatan Cileungsi adalah salah satu kecamatan di Wilayah Timur Kabupaten Bogor, yang terbagi menjadi 12 desa. Kecamatan ini adalah salah satu daerah industri di kawasan Jabodetabek. Alasan utama kecamatan ini menjadi daerah industri adalah karena jarak tempuh kecamatan ini dari daerah Cawang Jakarta Timur yang hanya sekitar 30 menit dan kelengkapan fasilitas umum yang dimilikinya.
Kecamatan Cileungsi dapat dicapai melalui Jalan tol Jagorawi keluar dari pintu tol Cibubur lewat jalan alternatif Cibubur-Cileungsi. Jalan ini telah menjadi salah satu daerah utama pengembangan kawasan pemukiman di Jabodetabek.

Berdasarkan sensus yang dilakukan pada tahun 2010, jumlah penduduk di Kecamatan ini  246.369,- jiwa dengan luas Wilayah Cileungsi 7379 Ha Cileungsi memiliki kepadatan penduduk 33,39 jiwa/Ha. Untuk mendukung kebutuhan hidup sehari-hari penduduknya, kecamatan ini telah memiliki fasilitas umum yang cukup memadai, seperti sekolah dari tingkat dasar hingga lanjutan, pasar tradisional dan modern, serta Rumah Sakit.

Terdapat empat rumah sakit di kecamatan ini yaitu Rumah Sakit Umum Mary Cileungsi, Rumah Sakit MH Thamrin Cileungsi, Rumah sakit Medika Cileungsi dan RSUD Cileungsi. 

Selain sebagai daerah industri, Kecamatan ini juga memiliki tempat wisata yang cukup dikenal di Jabodetabek, yaitu Taman Wisata Mekarsari. Dengan luas 264 Hektar, Taman Wisata ini merupakan salah satu pusat pelestarian buah-buahan tropika terbesar di dunia. Selain menawarkan wisata alam, Taman ini juga menawarkan paket outbond dan pemancingan di danau yang dimilikinya.

Cileungsi juga memiliki sebuah media pemberitaan online, yaitu Klik! Cileungsi yang memiliki akses di sejumlah social media seperti :

Kelurahan/desa 

1. Cileungsi
2. Cileungsi Kidul
3. Cipenjo
4. Cipeucang
5. Dayeuh
6. Gandoang
7. Jatisari
8. Limus Nunggal
9. Mampir
10. Mekarsari
11. Pasir Angin
12. Setu Sari


  1. Metromini x1 patas ke Senen (via Cibubur - Tol Jagorawi - Cempaka Putih)
  2. Mayasari Bakti AC42A patas ke Tanjung Priok (via Cibubur - Tol Jagorawi - Sunter)
  3. Mayasari Bakti AC42B patas ke Kalideres (via Cibubur - Tol Jagorawi - Slipi - Grogol - Daan Mogot)
  4. Mayasari Bakti AC70B patas ke Tanah Abang (via Cibubur - Tol Jagorawi - Komdak - Sudirman - Thamrin)
  5. Mayasari Bakti AC137A patas ke Blok M (via Cibubur - Tol Jagorawi - Komdak - Sudirman)
  6. Maya Raya MYR AC patas ke Kalideres (via Cibubur - Tol Jagorawi - Slipi - Grogol - Daan Mogot)
  7. Bus AKAP
  8. Trayek T02 Cileungsi - Ciawi
  9. Trayek T05 Cileungsi - Laladon
  10. Angkutan K56 - UKI
  11. Angkot 121 Cileungsi - Kampung Rambutan
  12. Angkot 121A Cileungsi - Ciangsana
  13. Angkot 64 Cileungsi - Jonggol
  14. Angkot 92 Cileungsi - BT.Gebang
  15. Angkot 49 Cileungsi - SMAN 1 Cileungsi - Nagrak:
  16. Angkot P01 Cileungsi - Cisalak (Depok):
Trayek Bus DAMRI dari Cileungsi 

1. [DAMRI BANDARA] DAMRI Bandara yang menghubungkan Cileungsi Cibubur ke Bandara Soetta. Melewati Rute Jalan Trans Yogi Alternatif Cibubur langsung ke Bandara. Guna menghidupkan sarana akses angkutan penumpang dari dan ke Bandara melewati Cileungsi. (Belum terealisasikan)

Media pemberitaan online

1. Klik! Cileungsi


* Silahkan berkomentar jika terdapat informasi yang salah atau ingin melengkapi artikel ini, terima kasih. 

Yang Terjadi Tanggal 1 Juni


1 Juni adalah hari ke-152 (hari ke-153 dalam tahun kabisat) dalam  kalender Gregorian.

Peristiwa 
193 - Kaisar Romawi Markus Didius dibunuh di istananya.
1638 - Gempa bumi yang pertama kali dicatat terjadi di Amerika Serikat.
1945 - "Pancasila" dikemukakan pertama kalinya oleh Sukarno lewat pidato "Lahirnya Pancasila" di sidang Dokuritsu Junbi Cosakai sebagai Dasar Negara Indonesia.
1984 - Bandar Udara Kemayoran resmi berhenti beroperasi.
1960 - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya didirikan.
2003 - Republik Rakyat Cina mulai mengisi penampungan air di balik Bendungan Tiga Ngarai, menaikkan permukaan air di dekat bendungan hingga 100 meter.
2008 - Insiden Monas: Aksi demonstrasi Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) diserang oleh masa beratribut Front Pembela Islam di Monas, 14 orang terluka.

Kelahiran 
1797 - Nicolas Léonard Sadi Carnot, seorang fisikawan Perancis (w.1832).
1807 - Emily Donelson, keponakan dari Presiden Amerika Serikat Andrew Jackson (w.1836).
1801 - Brigham Young, seorang pemimpin pergerakan Orang-orang Suci dari Zaman Akhir (w.1877).
1808 - Johannes Elias Teijsmann, seorang ahli botani berkebangsaan Belanda (w.1882).
1878 - John Masefield, seorang penyair dan penulis Inggris (w.1967).
1914 - Wahid Hasjim, pahlawan nasional dan menteri negara dalam kabinet pertama Indonesia (w.1953).
1974 - William S. Knowles, kimiawan asal Amerika Serikat.
1926 - Marilyn Monroe, artis Amerika Serikat (w.1962).
1929 - Nargis Dutt, aktris Bollywood berkebangsaan India (w.1981).
1930 - Kei Kumai, sutradara film Jepang (w.2007).
1930 - Gatot Suherman, Gubernur Nusa Tenggara Barat periode (1979-1988) (w.2007).
1937 - Morgan Freeman, seorang pemeran dan sutradara film Amerika Serikat pemenang Academy Award.
1938 - Muhammad Ardans, politikus dan pernah dua periode menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur (w.2002).
1941 - Abraham Alex Tanuseputra, seorang pendeta dan tokoh gereja di Indonesia.
1945 - Rae Sita, seorang pemeran Indonesia.
1947 - Ron Dennis, seorang bos tim Formula 1 asal Inggris.
1947 - Jonathan Pryce, seorang aktor berkebangsaan Wales.
1947 - Ronnie Wood, seorang penyanyi dan gitaris berkebangsaan Inggris.
1950 - Graham Russell, musisi Inggris dengan Russell Hitchcock.
1953 - George Toisutta, Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak tanggal 29 November 2009 hingga 30 Juni 2011.
1958 - Alexander Sonny Keraf, Menteri Negara Lingkungan Hidup pada Kabinet Persatuan Nasional.
1958 - Tan Lioe Ie, seorang penyair Indonesia terkenal asal Bali.
1959 - Martin Brundle, seorang mantan pembalap Formula 1 asal Inggris.
1967 - Pamela Anderson, seorang aktris, model, dan penulis berkebangsaan Kanada.
1969 - Anie Carera, seorang penyanyi pop Indonesia yang terkenal pada dekade '90-an.
1971 - Wahyu Rudi Astadi, dikenal sebagai Odie salah satu personel Project Pop.
1971 - Fadli Zon, seorang intelektual, penulis, budayawan, businessman, dan politikus Indonesia.
1973 - Heidi Klum, supermodel Jerman.
1974 - Alanis Morissette, musisi Kanada.
1976 - Kohei Murakami, seorang aktor asal Jepang.
1979 - Mario Méndez, bek kiri atau gelandang tim nasional sepak bola Meksiko.
1983 - Moustapha Salifou, pemain depan tim nasional sepak bola Togo.
1984 - Jean Beausejour, seorang pemain sepak bola Chili yang saat ini bermain untuk Club América di liga Meksiko.
1984 - Stéphane Sessègnon, seorang pemain sepak bola berkewarganegaraan Benin.
1986 - Lee Jang-woo, aktor dan penyanyi asal Korea Selatan.
1986 - Dayana Mendoza, seorang model, Miss Venezuela 2007 dan Miss Universe 2008.
1988 - Javier Hernández Balcázar, seorang pemain sepak bola Meksiko yang bermain di posisi pemain depan untuk klub Manchester United.
1988 -Nami Tamaki, wanita penyanyi J-pop asal Jepang.
2013 -Kelahiran media online  Klik! Cileungsi

Hari raya dan peringatan 
Hari Lahir Pancasila
Hari Anak-Anak Sedunia
Hari Peresmian Portal Berita @klikcileungsi
Hari Peresmian Channel Youtube.com/klikcileungsi

Spesifikasi Galaxy S4 dan Galaxy S4 Mini


Samsung adalah perusahan yang sekarang menjadi salah satu developer smartphone terbesar didunia. Untuk saat ini, senjata terbaru Samsung adalah dua bersaudara Galaxy S4. Walaupun adik - kakak, namun dua bersaudara ini memiliki keunggulan masing - masing. Dilihat dari namanya tentu S4 mini memiliki keunggulan dalam segi ukuran, sedangkan sang kakak tentu memiliki kinerja hardware yang baik. Berikut akan Klik! Cileungsi paparkan keunggulan dari duo Galaxy S4.

Ukuran

Dengan terdapatnya kata "Mini", tentu Galaxy S4 Mini memiliki dimensi ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan kakaknya. Galaxy S4 Mini berukuran 124,6 x 61,3 x 8,94 mm. Sedangkan ukuran Galaxy S4 adalah 136,6 x 69,8 x 7,9 mm. Dengan ukuran lebih mini, jelas Galaxy S4 Mini lebih ringan daripada sang kakak, perbandingannya yaitu 107 gram berbanding 130 gram.

Layar

Duo S4 ini memiliki jenis layar yang sama, yaitu Super AMOLED. Dengan ukuran yang lebih besar, Galaxy S4 dilengkapi layar 5 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Sedangkan Mini memiliki ukuran layar 4,3 inci dengan resolusi 960 x 540 sama dengan Galaxy S II.
Prosesor

Sebagai kakak, tentunya memiliki tenaga yang lebih besar dibanding adiknya. Ya, Galaxy S4 memiliki prosesor yang sangat bertenaga,jauh dibandingkan dengan proseor  S4 Mini. Galaxy S4 dilempar kepasaran dengan 2 buah prosesor yang berbeda. Di wilayah Amerika Serikat, prosesornya adalah Qualcomm Snapdragon 600 1,9 GHz quad-core. Sedangkan di Korea dan negara-negara lain, termasuk Indonesia, smartphone ini hadir dengan prosesor buatan Samsung sendiri, Exynos 5 octa-core berkecepatan 1,6 GHz. Keduanya sama-sama menggunakan RAM 2 GB.
Sekarang giliran si mini S4. Tidak sekencang sang kakak, S4 mini  hadir dengan Qualcomm Snapdragon 400 berkecepatan 1,7 GHz dual-core. RAM-nya 1,5 GB. Tapi, kombinasi keduanya sudah dirasa cukup untuk mengerjakan operasional sehari - hari.

Sistem operasi

Sistem operasi duo S4 ini sama - sama mengadopsi Android versi 4.2.2 Jelly Bean. Karena memang mini, jadi ada beberapa fitur yang tidak dapat dijalankan si mini. Beberapa fitur seperti Smart Stay, Smart Scroll, dan fungsi kamera Dual Shot tidak dapat bekerja di S4 mini.

Konektivitas

Galaxy S4 secara default sudah mendukung jaringan 4G LTE. Sedangkan Galaxy S4 Mini, terdapa tiga model dukungan jaringan. Untuk wilayah Inggris, terdapat Mini dengan 4G LTE, sedangkan untuk negara lain terdapat dukungan terhadap 3G Only dan 3G dual-SIM. Terdapat juga model yang dilengkapi NFC dan WiFi Direct.

Cileungsi Macet 'Sampe' Kapan


Kecamatan Cileungsi sekarang sudah berkembang sangat pesat dibanding 5 atau 10 tahun lalu. Begitu juga dengan keadaan lalu lintasnya, jauh berbeda jika kita lihat tahun 2003 atau 2000.
Jaraknya yang dekat dari beberapa kota besar seperti Bogor, Depok, Bekasi dan Jakarta membuat beberapa orang sering hilir-mudik melewati jalanan Cileungsi. Ada pula yang memutuskan pindah ke kecamatan yang memiliki penduduk sekitar 120 ribu ini karena berbagai alasan.

Fakta diatas menyebabkan pertambahan penduduk di daerah Cileungsi dan sekitarnya.
Pertumbuhan tersebut juga berbanding searah dengan pertumbuhan ekonomi penduduk. Mudahnya, semakin banyak penduduk maka semakin banyak transaksi di suatu wilayah. Mereka yang memiliki cukup uang akan membeli kendaraan sesukanya tanpa memikirkan kesemrautan yang akan terjadi karenanya.



Faktor lain adalah pertumbuhan penduduk dan ekonomi tidak dibarengi dengan pertumbuhan atau perkembangan infrastruktur yang semakin membaik. Tercatat ada 5 wilayah perumahan baru di jalan transyogi namun jalan yang menghubungkan Cibubur-Cileungsi-Jonggol ini tak kunjung diperlebar.
Alhasil, terjadilah kekacauan jalanan yang terjadi setiap jam-jam sibuk seperti jampulang kantor.
Belakangan terdengar kabar jalan transyogi akan diperlebar. Kita tunggu saja apa langkah pemerintah tersebut terelalisasi.

Photo by Anjar Juliar